Sebuah insiden tragis terjadi di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, ketika seorang pria nekat menusuk temannya sendiri hingga tewas dengan senjata tajam. Tindakan nekat ini dipicu oleh rasa kesal pelaku yang disuruh beli sabu oleh korban.
Kronologi Kejadian dan Penangkapan Pelaku
Peristiwa ini terjadi pada hari Senin, 29 Mei 2023, sekitar pukul 21.00 WITA, di sebuah rumah di Jalan Kelayan A, Gang Keluarga, Banjarmasin Selatan. Menurut keterangan saksi mata, korban, berinisial A (30), dan pelaku, berinisial B (35), terlibat dalam percekcokan yang berujung pada penusukan. Korban meminta pelaku untuk membelikan sabu. Namun, pelaku menolak permintaan tersebut.
Tak terima penolakan, korban diduga memaki pelaku. Hal ini memicu emosi pelaku yang kemudian mengambil senjata tajam jenis pisau dapur dan menusuk korban berkali-kali. Korban mengalami luka parah di bagian dada dan perut, dan meninggal dunia di tempat kejadian.
Pihak kepolisian dari Polresta Banjarmasin yang menerima laporan segera melakukan pengejaran terhadap pelaku. Pelaku berhasil ditangkap di rumahnya, yang tidak jauh dari lokasi kejadian, beberapa jam setelah kejadian.
Motif Pelaku: Kesal Disuruh Beli Sabu dan Pengaruh Narkoba
Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya. Ia mengaku kesal karena disuruh membeli sabu oleh korban. Pelaku juga mengaku dalam pengaruh narkoba jenis sabu saat melakukan penusukan.
Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Sabana Atmojo Martosumito, S.I.K, M.H, menyesalkan tindakan pelaku yang dinilai sangat brutal dan tidak manusiawi. Mereka menegaskan bahwa tindakan kekerasan tidak dapat dibenarkan, apapun alasannya.
Dampak Sosial dan Tuntutan Masyarakat
Kejadian ini menimbulkan keresahan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Mereka mengecam tindakan pelaku yang dianggap tidak manusiawi dan tidak beradab.
Masyarakat juga menuntut agar pihak berwajib menindak tegas pelaku dan memberikan hukuman yang setimpal. Mereka juga berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan.
Upaya Pihak Kepolisian
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menyelesaikan masalah dan tidak mudah terpancing emosi. Mereka juga meminta masyarakat untuk tidak main hakim sendiri dan menyerahkan proses hukum kepada pihak berwajib.
Pihak kepolisian juga akan meningkatkan patroli dan pengawasan di daerah-daerah yang rawan terjadi tindak kriminal, terutama di tempat-tempat yang sering dijadikan tempat transaksi narkoba.
