Baliho Partai Ambruk di Jakbar, Timpa Pemotor hingga Alami Luka Serius

Sebuah insiden nahas terjadi di kawasan Jakarta Barat. Sebuah baliho milik salah satu partai politik dilaporkan roboh dan menimpa seorang pengendara sepeda motor (pemotor) yang melintas di Jalan Daan Mogot, tepatnya di dekat Halte Busway Sumur Bor, Cengkareng, Jakarta Barat. Akibat kejadian tersebut, pemotor mengalami luka-luka yang cukup serius dan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Kronologi kejadian bermula ketika kondisi cuaca di wilayah Jakarta Barat sedang tidak bersahabat, dengan angin kencang yang melanda. Diduga, konstruksi baliho yang kurang kuat atau tergerus usia tidak mampu menahan terjangan angin, sehingga baliho partai ambruk.

Nahasnya, saat baliho roboh tersebut, seorang pemotor bernama Bayu Anggara (32 tahun), sedang melintas di jalan tersebut. Baliho berukuran cukup besar itu langsung menimpa korban dan sepeda motornya. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib.

“Anginnya tadi kencang sekali. Tiba-tiba brukkk! Saya lihat baliho itu langsung nimpa pengendara motor. Kasihan sekali, orangnya langsung tergeletak,” ujar saksi mata, Ibu Siti (48 tahun), seorang pedagang di sekitar lokasi kejadian.

Petugas kepolisian dari Polsek Cengkareng yang menerima laporan mengenai baliho partai ambruk dan menimpa pemotor segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengamankan area sekitar kejadian. Korban, Bayu Anggara, dengan luka di beberapa bagian tubuhnya, segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cengkareng untuk mendapatkan penanganan medis.

Pihak kepolisian akan menyelidiki apakah ada unsur kelalaian dalam pemasangan atau perawatan baliho partai tersebut. Jika ditemukan adanya pelanggaran, pihak-pihak yang bertanggung jawab dapat dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Insiden baliho partai ambruk ini menimbulkan keprihatinan dan menjadi sorotan terkait keamanan pemasangan atribut kampanye atau iklan di ruang publik. Masyarakat berharap agar pihak terkait dapat lebih memperhatikan aspek keselamatan dan melakukan pengecekan rutin terhadap konstruksi baliho agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan membahayakan pengguna jalan. Pihak kepolisian masih mengumpulkan informasi dan bukti-bukti terkait robohnya baliho partai ini.