Tragis! Truk Bahan Bangunan Terguling di Surabaya, Diduga Kuat Sopir Ngantuk

Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Kalianak, Surabaya, pada Rabu pagi, 9 April 2025, sekitar pukul 05.00 WIB. Sebuah truk pengangkut bahan bangunan tiba-tiba oleng dan terguling di tengah jalan, menyebabkan kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi kejadian. Diduga kuat, kecelakaan ini disebabkan karena sopir ngantuk saat mengendarai kendaraan.

Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, truk dengan nomor polisi L 9876 XY tersebut melaju dari arah Gresik menuju Surabaya. Tiba-tiba, truk terlihat berjalan zig-zag sebelum akhirnya menabrak pembatas jalan dan terguling ke sisi kiri. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera memberikan pertolongan kepada sopir ngantuk yang terjepit di dalam kabin truk.

Petugas Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) Polrestabes Surabaya segera tiba di lokasi setelah menerima laporan. Proses evakuasi truk dan muatannya yang berupa tumpukan semen dan besi memakan waktu cukup lama dan menyebabkan kemacetan lalu lintas yang signifikan. Petugas terpaksa memberlakukan sistem buka tutup jalur untuk mengurai kepadatan kendaraan.

Kapolsek Krembangan, Kompol Imam Santoso, S.H., saat memberikan keterangan di lokasi kejadian, menyatakan bahwa dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah sopir ngantuk. “Dari keterangan saksi dan hasil olah TKP awal, kuat dugaan kecelakaan ini terjadi akibat pengemudi truk yang mengantuk sehingga kehilangan konsentrasi dan tidak dapat mengendalikan kendaraannya,” ujar Kompol Imam Santoso. Sopir ngantuk tersebut, yang diketahui berinisial AS (45 tahun), mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke Rumah Sakit Pelabuhan Surabaya untuk mendapatkan perawatan medis. (Data dari catatan Laka Lantas Polrestabes Surabaya menunjukkan bahwa kecelakaan akibat sopir mengantuk sering terjadi pada dini hari).

Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengemudi, terutama pengemudi kendaraan berat, untuk selalu memastikan kondisi fisik yang prima sebelum berkendara. Istirahat yang cukup sangat penting untuk menghindari risiko kecelakaan akibat sopir ngantuk. Jika merasa lelah atau mengantuk, pengemudi disarankan untuk segera beristirahat di tempat yang aman.

Disclaimer: Artikel ini dibuat berdasarkan informasi yang dihimpun oleh tim redaksi dan keterangan pihak kepolisian per tanggal publikasi. Proses penyelidikan penyebab pasti kecelakaan masih berlangsung. Kondisi lalu lintas dapat berubah sewaktu-waktu.