Presiden Prabowo Subianto telah angkat Komjen Pol (Purn) Suntana sebagai Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) dalam Kabinet Merah Putih. Penunjukan ini dilakukan pada 21 Oktober 2024, mendampingi Dudy Purwagandhi yang menjabat sebagai Menteri Perhubungan. Langkah ini menarik perhatian publik mengingat latar belakang Suntana yang kuat di bidang intelijen kepolisian.
Suntana, lahir di Jakarta, 2 Juni 1966, merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1989. Sepanjang kariernya di Korps Bhayangkara, ia banyak berkecimpung di bidang reserse intelijen, menempati berbagai posisi strategis yang menunjukkan rekam jejak yang mumpuni dalam bidang keamanan.
Sebelum menjabat Wamenhub, Komjen Pol (Purn) Suntana memiliki jejak karier yang panjang dan beragam. Ia pernah menjabat sebagai Kapolres Kota Tasikmalaya (2007), Kapolres Bogor (2008), Kapolres Metro Jakarta Barat (2012), Wakapolda Metro Jaya (2016), Kapolda Lampung (2018), Wakabaintelkam Polri (2018), Kapolda Jawa Barat (2021), hingga Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri pada tahun 2023.
Pengalaman Suntana yang kaya di bidang keamanan dan intelijen diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memajukan sektor transportasi Indonesia. Pengetahuannya tentang aspek keamanan tentu akan relevan dalam merumuskan kebijakan dan strategi untuk memastikan kelancaran dan keselamatan sistem transportasi nasional.
Penunjukan ini juga menunjukkan visi Presiden Prabowo dalam membentuk kabinet yang mengkombinasikan berbagai latar belakang profesional. Memasukkan figur dengan pengalaman intelijen ke dalam sektor teknis seperti perhubungan bisa menjadi upaya untuk memperkuat koordinasi keamanan di ranah transportasi.
Tugas sebagai Wakil Menteri Perhubungan bukanlah pekerjaan yang mudah. Suntana akan dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari peningkatan infrastruktur transportasi, reformasi regulasi, hingga memastikan keamanan dan efisiensi mobilitas masyarakat di seluruh pelosok Indonesia.
Dengan segudang pengalaman yang dimilikinya, baik di lapangan maupun di posisi strategis intelijen, diharapkan Suntana dapat memberikan warna baru dan energi positif dalam Kementerian Perhubungan. Sinergi antara latar belakang keamanan dan kebutuhan pembangunan transportasi menjadi krusial.
Komjen Pol (Purn) Suntana di angkat sebagai Wamenhub oleh Presiden Prabowo Subianto adalah langkah yang strategis . Ini adalah upaya untuk mengintegrasikan pengalaman keamanan dengan pembangunan sektor vital, demi terciptanya sistem transportasi yang lebih aman, efisien, dan modern bagi seluruh rakyat Indonesia.
